Tips mudik

19 Aug 2010

motor1

Tips sehat dan aman berkendara saat mudik

Mudik tak bisa dilepaskan dari momen lebaran. Inilah saatnya masyarakat kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Agar tetap fit dan aman saatperjalanan terutama bagi anda yang hendak mengemudi sendiri, ada baiknya perhatikan tips-tips berikut ini:

Motor

Bagi anda yang berencana untuk mudik menggunakan motor, helm merupakan sesuatu yang mutlak anda pakai karena helm berguna untuk melindungi kepala anda dari kemungkinan benturan saat kecelakaan. Selain itu, hindari memakai alat komunikasi saat mengemudi motor. Membonceng anak di bawah 12 tahun tidak dibenarkan, apalagi di bonceng di depan. Anak umur di bawah itu belum mampu berpegangan dengan erat dan rawan terhadap kondisi lingkungan yang tidak bersahabat.

Gangguan kesehatan saat mengemudi motor adalah nyeri tulang dan otot, khususnya pada daerah dada dan leher akibat terpaan angin yang terus menerus. Penyakit lain adalah gangguan pernapasan akibat polusi udara. Gunakan pelindung dada dan leher serta masker.

Bila hujan tetapi jarak pandang masih memungkinkan serta kondisi tubuh fit, perjalanan boleh dilanjutkan. Namun jika jarak pandang kurang dan kondisi jalan berbahaya, lebih baik berhenti dan istirahat.

Mobil

Gangguan kesehatan yang sering dialami oleh supir adalah rasa pegal pad betis dan kaki karena menginjak pedal terlalu lama. Pengemudi harus bisa mengetahui kondisi fisiknya sendiri. Bila sudah merasa pegal, lebih baik istirahat dan melakukan peregangan. Pemijatan juga boleh dilakukan. Bila terasa nyeri yang parah, atasi dengan obat penghilang rasa nyeri.

Jaga keselamatan diri sendiri dan orang lain dengan cara tidak melakukan hal-hal yang membahayakan, seperti mengabaikan alat-keselamatan di dalam mobil. Jangan melakukan aktivitas yagn menggangu konsentrasi, seperti menelepon, sms, berhias mkan, minum, mengobrol dan lain lain.

Sumber : “Majalah Wanita Indonesia” : hal 51


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post